Menyediakan Informasi Yang Bermanfaat Bagi Kita

Jumat, 11 Juni 2010

Pendekatan dalam Desain Pesan Pembelajaran


PENDEKATAN DALAM DESAIN PESAN PEMBELAJARAN

Mata Kuliah
DESAIN PESAN PEMBELAJARAN

Dosen Pengampu:
1. Prof. Dr. Mujiyono Wiryotinoyo, M. Pd
2. Dr. Rahmat Murbojono, M. Pd


Oleh Kelompok 7:
MUHAMMAD NUZLI
A2E009073



PROGRAM STUDI MAGISTER TEKNOLOGI PENDIDIKAN
PASCASARJANA UNIVERSITAS JAMBI
TAHUN 2010





PEDEKATAN DALAM DESAIN PESAN PEMBELAJARAN

A. Latar Belakang
Pada sajian materi terdahulu kita telah banyak membahas materi yang berkenaan dengan desain pesan pembelajaran baik itu berkenaan dengan hakekat desain pesan pembelajaran, teori-teori pembelajaran, teori pembelajaran, maupun landasan desain pesan pembelajaran.

Dalam proses pembelajaran siswa belajar berinteraksi dengan lingkungannya, baik lingkungan dalam bentuk orang-orang, alat-alat berupa media dan ide-ide. Dalam proses pembelajaran ini tugas utama guru adalah menciptakan lingkungan-lingkungan tersebut, untuk mendorong siswa melakukan interaksi yang produktif dan memberikan pengalaman belajar yang dibutuhkan. Kegiatan dan lingkungan yang demikian dirancang oleh seorang guru dalam rencana mengajar dalam mencapai tujuan pembelajaran.

Untuk mencapai tujuan-tujuan pembelajaran yang telah ditentukan memerlukan bahan ajar yang tersusun atas topik-topik dan sub-sub topik tertentu. “Topik-topik dan sub-sub topik tersebut tersusun dalam sekuens tertentu yang membentuk sekuens bahan ajar” . Menurut Nana Syaodih Sukmadinata ada beberapa cara untuk menyusun sekuens bahan ajar, yaitu:

1. Sekuens kronologis,
2. Sekuens kausal,
3. Sekuens struktural,
4. Sekuens logis dan psikologis,
5. Sekuens spiral
6. Rangkaian ke belakang,
7. Sekuens berdasarkan hierarki belajar.

Dalam sajian materi ini tidak semua sekuens di atas dikemukakan, akan tetapi hanya 3 (tiga) sekuens saja yaitu: sekuens kronologis, sekuens kausal, dan sekuens struktural. Karena sekuesn yang lainnya akan dibahas pada kelompok selanjutnya.


B. Pokok Permasalahan

Sebagaimana latar belakang di atas bahwa dalam sajian materi ini hanya mengemukakan 3 (tiga) sekuens yaitu: sekuens kronologis, sekuens kausal, dan sekuens struktural. Sehubungan dengan hal tersebut maka pokok permasalahan dapat dirumuskan sebagai berikut:

1. Bagaiamana sekuens kronologis dalam desain pesan pembelajaran atau bahan ajar?
2. Bagaiamana sekuens kausal dalam desain pesan pembelajaran atau bahan ajar?
3. Bagaiamana sekuens struktural dalam desain pesan pembelajaran atau bahan ajar?


C. Tujuan Penulisan

Yang menjadi tujuan dalam penulisan sajian materi ini tidak terlepas dari pokok permasalahan yang telah dirumuskan di atas. Adapun tujuan penulisan ini yaitu:
1. Untuk memahami sekuens kronologis dalam desain pesan pembelajaran atau bahan ajar,
2. Untuk memahami sekuens kausal dalam desain pesan pembelajaran atau bahan ajar,
3. Untuk memahami sekuens struktural dalam desain pesan pembelajaran atau bahan ajar.


D. Sajian Materi/Pembahasan

Untuk membantu dalam pemahaman pendekatan dalam desain pesan pembelajaran, ada baiknya terlebih dahulu akan dikemukakan apa yang dimaksud dengan sekuens, dalam kamus elektronik kata “sekuens” sama dengan “sequence” yang dapat diartikan sebagai “1 rangkaian. 2 urutan (of events). 3 rentetan”. Dari arti tersebut sejalan apa yang dikemukakan oleh Nana Syaodih Sukmadinata bahwa topik-topik dan sub-sub topik tersebut tersusun dalam sekuens tertentu yang membentuk sekuens bahan ajar.

Beberapa cara untuk menyusun sekuens bahan ajar sebagaimana yang dikemukakan oleh Nana Syaodih Sukmadinata dapat diuraikan dibawah ini.

1. Sekuens kronologis
Sekuen kronologis, “untuk menyusun bahan ajar yang mengandung urutan waktu, dapat digunakan sekuens kronologis. Peristiwa-peristiwa sejarah, perkembangan historis suatu institusi, penemuan-penemuan ilmiah dan sebagainya dapat disusun berdasarkan sekuens kronologis.

2. Sekuens kausal
Sekuens kausal, masih berhubungan erat dengan sekuens kronologis adalah sekuens kausal. Siswa dihadapkan pada peristiwa-peristiwa atau situasi yang menjadi sebab atau pendahulu dari sesuatu peristiwa atau situasi lain. Dengan mempelajari sesuatu yang menjadi sebab atau pendahulu para siswa akan menemukan menemukan akibatnya. Menurut Rowntree (1974: 75) "sekuens kausal cocok untuk menyusun bahan ajar dalam bidang meteorologi dan geomorfologi".

3. Sekuens struktural
Sekuens struktural, bagian-bagian bahan ajar suatu bidang studi telah mempunyai struktur tetentu. Penyusunan sekuens bahan ajar bidang studi tersebut perlu disesuaikan dengan strukturnya. Dalam fisika tidak mungkin mengajarkan alat-alat optik, tanpa terlebih dahulu mengajarkan mengajarkan pemantulan dan pembiasan cahaya, dan pemantulan pembiasan cahaya tidak mungkin diajarkan tanpa terlebih dahulu ngajarkan masalah cahaya. Masalah cahaya, pemantulan-pembiasan dan alat-alat optik tersusun secara struktural.


E. Kesimpulan
Dari sajian materi/pembahsan di atas dapat diambil kesimpulan bahwa:
1. Sekuen kronologis, untuk menyusun bahan ajar yang mengandung urutan waktu,
2. Sekuen kausal, untuk menyusun bahan ajar yang mengandung peristiwa atau situasi yang menjadi sebab atau pendahulu dari sesuatu peristiwa atau situasi lain,
3. Sekuan struktural, penyusunan sekuens bahan ajar yang perlu disesuaikan dengan strukturnya.



DAFTAR PUSTAKA

Sumadinata Nana Syaodih (2010), Pengembangan Kurikulum Teori dan Praktek. Bandung: PT. Remaja Rosda Karya

Kamus 2.0 English-Indonesian and Indonesian-English Dictionary Copyright ©2006-2007 by Ebta Setiawan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar